Menikah????

00.51 Memelisa 0 Comments

Entah mengapa tiba-tiba saya berpikir bagaimana rasanya kalau sudah menikah.. Padahal punya pacar aja belum . hahahha , dasyat bukan saya sudah memikirkan suatu hal yang seharusnya  belum saya pikirkan.
Nah, kemarin itu saya whatsapp dengan beberapa teman-teman saya di Malang dan kami sudah sangat akrab.

Mereka sedang membicarakan tentang pernikahan, karena salah dua dari teman saya itu sudah mau dilamar oleh pacar nya. Dalam hati saya agak bergidik karena usia saya 21 tahun sekarang, dan saya sudah harus memikirkan akan dengan siapakah saya menikah nanti. Memang sih target saya menikah masih 5 tahun lagi but it isn't long time again. Tidak akan pernah terasa bahwa sebentar lagi saya akan berusia 22 tahun dan seterusnya dan seterusnya hingga sampailah saya di masa dimana saya akan berusia 26 tahun kelak.

Juga semalam teman saya ada yang bbm bahwa dia akan menikah tahun depan, sungguh suatu hal yang sangat mencengangkan mengingat ketika masih sama-sama duduk di bangku kuliah kami selalu bilang bahwa tidak akan menikah muda .

Saya jadi kepikiran siapa yang akan menjadi calon suami saya kelak dan bagaimana kehidupan berumah tangga kelak.
Namun ada satu ketakutan yang cukup membuat saya berpikir panjang bahkan agak panjang untuk menikah. Mengingat keluarga saya bukanlah keluarga kaya, dan kehidupan keluarga saya cukup bisa dibilang rumit .
Ketakutan itu membuat saya terkadang mengurungkan niat saya untuk mengajak serta pria yang sedang dekat dengan saya. Saya takut ketika dia bisa menerima saya tetapi dia tidak bisa menerima keadaan keluarga saya. Pasti akan sangat sakit rasanya ketika menerima keadaan itu.

Kadang juga say berpikir apa saya menikah dengan bule lagi ya sama seperti kakak-kakak saya. Karena bule tidak akan terlalu merumitkan latar belakang keluarga pasangannya. Ya karena prinsip nya orang bule itu ketika menikah adalah, yang dia nikahi itu hanya pribadi pasangannya bukan beserta keluarganya.

Tapi melihat keadaan kakak-kakaku saya jg berpikir banyak-banyak, rumit memang ya kalau memikirkan hal yang gak pasti seperti ini. Beda halnya ketika harus menghadapi pekerjaan yang jelas mau dibawa kemana dan bagaimana cara menghitungnya.

Ya, saya sih tetap percaya kalau jodoh itu ada di tangan Tuhan, tapi apakah iya Tuhan akan mengirimkan jodoh pada kita kalau kita gak turut serta mencari? saya rasa itu adalah hal yang mustahil teman-teman. Karena pake logika aja lagi, kita kalo cuma diem aja juga gak akan mendapatkan apa-apa bukan ???

Hhhh, wahai "adam" bagaimana kah rupamu kelak, dan siapa gerangan kah dirimu yang akan mendampingiku seumur hidupku.
Aku berharap bahwa engkau memang yang dikirimkan Tuhan untukku dan aku juga. Dan semoga engkau datangnya gak lama-lama yaa. hahahha

0 komentar: